Iwan Fals - Sumbang

Diposting oleh Mamay Milanisti pada 16:49, 25-Mar-13

Kuatnya belenggu besi Mengikat kedua kaki Tajamnya ujung belati Menujam di ulu hati Sanggupkah tak akan lari walau akhirnya Pasti mati Di kepala tanpa baja di Tangan tanpa senjata Akh itu soal biasa yang Singgah di depan mata kita Lusuhnya kain bendera di Halaman rumah kita Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan Banyaknya persoalan yang datang tak Kenal kasian menyerang dalam gelap Memburu kala haru dengan Cara main kayu Tinggalkan bekas biru lalu Pergi tanpa ragu Setan-setan politik kan datang mencekik Walau... [Baca selengkapnya]

Iwan Fals - Sore Tugu Pancoran

Diposting oleh Mamay Milanisti pada 05:57, 22-Mar-13

Si budi kecil kuyup menggigil Menahan dingin tanpa jas hujan Di simpang jalan tugu pancoran Tunggu pembeli jajakan koran Menjelang maghrib hujan tak reda Si budi murung menghitung laba Surat kabar sore dijual malam Selepas isya melangkah pulang Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal Cepat langkah waktu pagi menunggu Si budi sibuk siapkan buku Tugas dari sekolah selesai... [Baca selengkapnya]

Iwan Fals - Ibu

Diposting oleh Mamay Milanisti pada 23:16, 20-Mar-13

Ribuan kilo jalan yang kau
tempuh

Lewati rintang untuk aku
anakmu

Ibuku sayang masih terus
berjalan

Walau tapak kaki, penuh
darah... penuh nanah

Seperti udara... kasih yang
engkau berikan

Tak mampu ku
membalas...ibu...ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu

Sampai aku tertidur, bagai
masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur
tubuhku

Dengan apa membalas...ibu...ibu....

Seperti udara... kasih yang
engkau berikan

Tak mampu ku
membalas...ibu...ibu

Iwan Fals - Aku Sayang Kamu

Diposting oleh Mamay Milanisti pada 22:33, 14-Mar-13

Susah...susah mudah kau kudekati Kucari...engkau lari kudiam kau hampiri Jinak burung dara justru itu kusuka Bila engkau tertawa hilang semua duka Gampang naik darah...omong tak mau kalah Kalau datang senang...nona cukup ramah Bila engkau bicara...persetan logika Sedikit keras kepala...ah dasar betina Ku suka kamu...sungguh suka kamu Kuperlu kamu...sungguh perlu kamu Engkau aku sayang...sampai dalam tulang Banyak orang bilang...aku mabuk kepayang Aku cinta kamu Bukan cinta uangmu Aku puja selalu setiap ada waktu Ku suka kamu...sungguh suka kamu Ku perlu kamu...sungguh perlu kamu Langsat kuning cina warna kulit... [Baca selengkapnya]